Sabtu, 23 Juni 2012

Anak&Media :'Serangan' Special Agent OSO pada Kamen Rider Den-O

Media yang diperkenalkan kepada anak-anak pada era serba canggih  ini, memicu anak-anak untuk membaca,mengakses maupun menonton tayangan yang beraneka ragam dengan mudah. Salah satunya adalah ksatria baja hitam atau kalo dibahasakan jepang bernama Kamen Rider,yaitu sosok pahlawan pembasmi kejahatan. Dulu ksatria baja hitam sangat digandrungi oleh anak-anak kecil dan sampai sekarang pun masih tetap digardung.Teman-teman tentu  masih ingat dengan wujud dari ksatria baja hitam yang dulu pernah ditayangkan pada salah satu saluran tv swasta, berikut perwujudannya:


Semakin berkembangnya zaman,berubah pula karakter dan alur cerita dari kamen rider yang disesuaikan oleh zaman. Pada zaman sekarang bermunculan kamen rider baru sebagai penerus dari kamen rider terdahulu,salah satunya adalah Kamen Rider Den-O,berikut perwujudannya :

 

Selain tokoh pahlawan tersebut anak-anak punya media lain untuk tontonan mereka. Media tontonan lain tersebut berupa kartun atau animasi. Dikarenakan media kartun ini sudah beraneka ragam dan banyak yang tidak mendidik, akhir orang tua lebih selektif untuk memilihkan tontonan kartun,orang tua lebih memilih kartun yang bergenre edukatif  agar anak mereka dapat mempelajari sesuatu hal yang baik dari apa yang mereka tonton. Salah satu dari  kartun atau animasi yang bergenre edukatif  ini adalah Special Agent OSO. Yang ditayangkan pada saluran tv luar negri yaitu Disney Channel,buat yang belum tau berikut penapakannya :





                                         PERBANDINGAN


Data umum
Jenis    : Film
Judul   : Kamen Rider Den-O
Episode  : The Movie Den-O triology episode Yellow
Durasi : 1 jam 12 menit 14 detik

Jenis    : Animasi
Judul   : Spesial Agent OSO
Episode : Birtday is Forever
Durasi : 12 menit 15 detik

Penyampaian content
Film pahlawan fantasi  
Film animasi Edukatif
Content
.Bercerita perjuangan kamen rider diend untuk menyelamatkan harta karunnya yang dulu sempat hancur.
Cerita tentang agen spesial  berbentuk beruang lucu yang ingin menyelesaikan misi, senang menolong orang. Dalam cerita ini agen oso ingin menyelamatkan ulangtahun sahabatnya
Tujuan / materi yang ingin disampaikan/pelajaran yang bisa diambil
ü  Bagaimana kita percaya dengan teman.
ü  Bagaimana kita membantu teman dalam kebaikan.
ü  Belajar untuk mengembalikan barang yang pernah di pinjam.
ü  Belajar bahwa mencuri itu bukan perbuatan yang baik.
ü  Berlajar untuk tidak mudah untuk menyerah.       

ü  Belajar membuat kreasi tangan (pada film ini membuat topi ulang tahun sendiri).
ü  Belajar mengenal tanda (pada film ini mengenal rambu berhenti).
ü  Belajar untuk menghubungkan kedua belah sisi (pada film ini menghubungkan selang rem dan benang pada topi ulang tahun).
ü  Belajar untuk berbagi dan mengalah kepada saudara yang lebih muda.
ü  Belajar untuk membantu teman apa bila mengalami kesulitan.

Sasaran pembaca/penonton
ü  Semua umur, namun lebih cocok untuk usia anak akhir keatas, karena adegan yang sedikit keras.
ü  Baik untuk anak laki – laki , karena mengandung unsur action yang disukai anak laki-laki.

ü  Anak balita mau pun Anak awal

ü   Cocok untuk anak laki-laki mau pun perempuan dikarenakan pada film ini berisi penanaman moral dan pembentukan kreativitas.

Pengemasan media (kelebihan & kelemahan)
ü  Nilai yang ingin disampaikan mudah cukup sulit diterima oleh anak dikarenakan anak-anak biasanya hanya mengambil sisi actionnya saja,tidak mempertimbangkan nilai atau pesan moral didalamnya.
ü  Adegan yang keras tetapi  mengandung unsur keluar darah dari tubuh.
ü  Dikemas dalam bentuk komedi action yang sangat menarik bila ditonton oleh siapa pun.

ü  Nilai yang yang disampaikan mudah diterima oleh anak – anak,namun untuk penanaman nilai moral yang lebih butuh bimbingan dari orang tua.
ü  Karakter utama dibuat dalam bentuk hewan dan warna yang menarik agar anak-anak mudah untuk mengingat dan menyukai karakter tersebut.Sesuai untuk anak balita  dan anak awal,Namun untuk anak tengah dan anak akhir akan menjadi tontonan yang membosankan.

Teori yang relevan
ü  Anak belajar mengamati apa yang dilakukan oleh orang lain. Melalui belajar mengamati (juga disebut "modelling" atau "imitasi"), Anak, secara kognitif, menampilkan perilaku orang lain dan kemudian barang kali mengadopsi perilaku dalam diri kita sendiri (Bandura,dalam Santrock,2002)

ü  Anak-anak dalam tahap operasional konkret, sehingga lebih mudah mengajarkan anak dengan model. Sehingga untuk menirukan apa yang mereka liat melalui media lebih mudah.(Piaget, dalam Santrock, 2004).



Setelah dibandingkan dari kedua film tersebut, bisa kita lihat bahwa ada perbedaan yang sangat signifikan dari esensi kedua film. Film agen OSO yang memang notabenya film edukasi sangatlah memperlihatkan  pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh film tersebut,cara penyampainnya lugas dan mudah dipahami oleh anak-anak ,seperti agent OSO yang mengajarkan cara membuat kerajinan tangan  topi ulang tahun. Selain itu ditanamkan pulam nilai berbagi kepada sesama serta mengalah kepada saudara yang usianya jauh lebih muda. Sedangkan untuk film kamen rider yang bergenre action ini memiliki esensi yang yang cukup sulit di terima oleh anak-anak ,supaya anak-anak dapat memahami esensi dari film tersebut butuh bimbingan dan dampingan dari orang tua ketika anak-anak menonton film ini. Ketika anak menonton film ini tidak didampingi oleh orang tuanya esensi dapat dipahami oleh si anak hanya dari  segi actionnya saja,bukan dari penanaman moral yang disampaikan lewat adegan tersebut.

Menurut saya agen OSO baik untuk tontonan anak-anak, karena pesan – pesan di tiap episodenya pasti bervariasi dan menceritakan tentang dunia anak-anak sehingga anak-anak mudah untuk memahaminya. Akan tetapi untuk anak-anak yang usianya jauh lebih besar tontonan agent OSO ini akan sangat membosankan. Sedangkan untuk kamen rider,film ini sangat menarik untuk ditonton oleh anak-anak karena mencerita pahlawan fantasi yang dapat mengembangkan daya imajinasi anak. Kemasan dari film ini sangat menarik karena dibalut oleh humor yang dapat diterima oleh semua umur,akan tetapi film ini mengandung unsur kekerasan (adegan pertarungan dengan monster) yang bisa berdampak buruk pada anak ketika menonton film tersebut tidak didampingi oleh orang tuanya. 

Saran saya orang tua harus mendampingi anak mereka ketika menonton,sehingga orang tua dapat mengetahui dampak apa yang dapat diterima oleh anak setelah menonton film tersebut. Apakah itu berdampak baik atau berdampak buruk bagi perilaku anak mereka. Tujuan orang tua mendampingi anaknya ketika menonton adalah anak tidak menelan mentah-mentah apa yang dia lihat,orang tua harus menjelaskan esensi dari film tersebut agar anak lebih paham apa nilai yang baik dan buruk dari film tersebut. Peran orang tua disini harus sebagai filter untuk anak-anak mereka, agar anak-anak mereka tidak sembarangan dalam memilih dan menonton tontonan yang memberikan dampak buruk bagi mereka.






2 komentar:

  1. Apa bedanya dengan baja hitam Kotaro Minami, Galih?hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda bu,kalo baja hitam kotaro minami menitik beratkan pada cerita serius dan 1 karakter yang sama,kalo yang den-o karakternya beragam dan alur ceritanya penuh komedi,hehe

      Hapus